Sabtu, November 10, 2012

Melabuhkan Harapan Padamu

Bangsa ini adalah perahu besar yang mengangkut banyak penumpang menuju satu tempat yang disebut kesejahteraan. Perahu itu terus berlayar melintasi perjalanan yang penuh dengan rintangan. Musim cepat berganti, menjadi pertanda penumpang mesti selalu siap siaga. Perubahan waktu kadang bertentangan dengan musim yang penuh teka-teki. Jika musim kejujuran tengah dinanti selepas badai, kadang petir menyambar lalu menghadirkan kegelisahan. Ketakutan penumpang tak dihiraukan para nakhoda, laju perahu kadang hilang arah tak tahu akan ke mana.

Persinggahan dipertanyakan, sering menjadi diskusi tiada henti para penumpang. Ada yang tertawa lepas, merasa sangat cemas, kebingungan setiap malam dan berbagai ekspresi dapat terlihat jelas di perahu besar ini. Berlayar selama berpuluh-puluh tahun, terkadang rasa haru menyelimuti sebagian penumpang, keinginan untuk segera berlabuh di tempat yang dirindukan. Nahkoda pesawat menjanjikan bahwa esok perahu akan berlabuh, segera berlabuh. Tapi, janji itu kemudian berubah menjadi mimpi sepanjang malam bagi para penumpang. Kadang hujan mengantarkan penumpang tertidur lelap membungkus harapan menjadi terdengar sendu. Rindu yang sendu menunggu kabar hari itu tiba, berlabuh di satu tempat yang disebut kesejahteraan.

Waktu bergulir mengukir banyak luka, banyak tawa, atau banyak kebohongan tak ada yang tahu pasti. Pandangan selalu berpusat pada titik yang terlihat begitu indah menawan dari kejauhan, ketika mendekat semua menghilang. Fatamorgana kehidupan menjadi penghibur sejenak, menghenti perdebatan di tengah diskusi. Tak ada yang menyukai kondisi yang tak pernah pasti, hati yang gamang ditantang waktu yang kian berlari. Beberapa penumpang dengan kesombongannya mengajukan diri menjadi pengarah, menjadi nakhoda kapal yang menjanjikan lebih baik. Nihil, tak ada lagi kepercayaan yang hadir, semua diterjang badai yang lahir dari dusta yang tak pernah merasa berdosa. 

Sekumpulan harapan yang tersisa seolah menjadi kunang-kunang sepi yang memberi setitik cahaya dalam gelap. Tak dihiraukan selepas semua merasa tempat itu telah menjadi dongeng yang akan nyata dalam mimpi. Segelintir penumpang bermain dengan kata yang tak pernah dibuktikan dalam tindakannya, perahu itu terus berlayar entah ke mana. Berpuluh-puluh tahun berlayar namun tak jua berlabuh di tempat itu. Tempat yang seluruh penumpang impikan, Di mana mereka dapat tertawa bebas membiarkan bahagianya ikut berlabuh. Mendapatkan apa yang semestinya dapatkan, lalu menggenapkan hidup mereka dengan senyum-senyum yang mengundang bahagia. 

Sebelum perahu besar ini tercipta dari perjuangan yang tak kenal lelah, janji untuk menemukan kesejahteraan benar adanya. Hingga waktu berlalu dengan menghadirkan penumpang yang demi senangnya sendiri menghapus sedikit demi sedikit. Tak ada yang pernah tahu, bagaimana jika dunia ini hanyalah kepalsuan semesta yang terus hadir dalam fatamorgana. Dunia adalah kebohongan, benarkah? Selepas semua orang tak berani untuk berdiri menjaga pikiran dan perasaan untuk menyatu dalam tindakan. 

Ada yang mesti mengajarkan banyak hal bagi penumpang, menghentikan diskusi yang hanya berujung pertikaian, saling mengadu kata hingga kata lebih tajam dari pedang. Mulai ingin membunuh dengan kata yang dilipat menjadi pedang. Sebelum perahu ini ada, sosok pengajar yang tulus menghadiahkan ilmu kepada para muridnya menjadi cahaya paling terang. Menghadirkan optimisme di tengah rasa yang tak pasti, hingga terciptalah perahu yang amat besar. Dengan penumpang yang “Bhinneka Tunggal Ika”. 

Sosok pengajar yang dirindukan mesti melahirkan nakhoda yang tahu menyatukan pikiran, perkataan dan perbuatan. Kembali mengutuhkan satu janji yang penuh dengan tanggung jawab. Memberikan inspirasi dengan semangat untuk terus bangkit menjadi jauh lebih kuat, tangguh dan bermartabat. Pengajar sebagai Kunang-kunang yang terus mengumpulkan titik-titik cahaya dengan membagi sekumpulan ilmu pada mereka yang kehilangan cahaya. Bagaimanapun gelapnya keadaan yang menghadang, pengajar mampu memberikan energi positif, membagi hingga melahirkan nakhoda yang sesungguhnya. 

Perihal kesejahteraan yang kadang dipertanyakan, maka seorang pengajar menjawab dengan optimis bahwa hari itu akan datang. Dengan rasa optimis dan penuh tanggung jawab, mengubah dan menciptakan hari yang jauh lebih menyenangkan. Hingga semua bisa merasa, ada musim ketulusan rupanya, yang lahir dari senyum para pengajar. Sebelum berlabuh dalam kesejahteraan, penumpang melabuhkan harapannya pada hadirmu, para pengajar. 

 “Berlabuhlah di tempat yang kusebut kesejahteraan”




Like the Post? Do share with your Friends.

11 komentar:

  1. kata-katanya keren banget gan.. :D

    BalasHapus
  2. bagus sob.. semoga menang kompetisinya ya.. heheh

    BalasHapus
  3. tengkyu udah berkunjung bro.,

    BalasHapus
  4. sip dah gan... sukses ya gan.. ane doain semoga menang..

    BalasHapus
  5. lagi ikut lomba yaaa...
    kudoakan menang. Keren banget tulisannya!

    BalasHapus
  6. Wah.. semangat ya .

    Kesejahteraan ada di depan

    BalasHapus
  7. tetep semangat dan semoga sukses selalu kawan.

    BalasHapus
  8. waaaah semangat terus untuk mencapai kesuksesan...
    salam kenal dan semoga sukses..

    BalasHapus
  9. Mari bergabung bersama ASIANBET77.COM Disini kami menyediakan berbagai macam jenis permainan betting online, seperti Taruhan Bola Online, Casino Online, Togel Online, Sabung Ayam Online dan masih banyak lagi game taruhan online lainnya....

    Pendaftaran gratis tidak dikenakan biaya apapun juga, minimal Deposit sangat ringan, hanya dengan Rp 100.000 saja anda sudah bisa bergabung bersama kami. ASIANBET77.COM bekerja sama dengan bank lokal yakni BCA, MANDIRI & BNI. Sehingga memudahkan anda untuk bertransaksi bersama kami.

    Customer service kami yang Ramah dan Profesional akan siap membantu anda selama 24 jam full, ayo segera daftarkan diri anda bersama kami ASIANBET77.COM. Dan dapatkan promo2 menarik dari kami.untuk keterangan lebih lanjut silahkan hubungi CS kami :

    YM : op1_asianbet77@yahoo.com
    Wechat : asianbet_77
    sms center : +639052137234
    pin bb : 2B4BB06A

    BalasHapus

Komentar sahabat adalah Motivasiku!
Terima Kasih telah memberiku Motivasi!

IconIconIconFollow Me on Pinterest