Kamis, Mei 31, 2012

Teruntuk Kata


Di balik tumpukan buku
dengung lembar demi lembar menghambur
berbanjar kalimat berhiaskan debu
geram pada ruang dalam terang
tidak satu pun kata berani
tidak satu pun tanya berlari menghantam
kala semua membiarkan lembar demi lembar menghambur

Sampul demikian terkubur
tak bisa lagi selimuti kalimat-kalimat
direruntuhan kata ada makna meradang memanggil
tidak satu pun kata berani
tidak satu pun tanya berlari menghantam
tidak satu pun...

semenjak halaman terakhir mengungkit masanya
diam menari indah di balik tirai senja
melambungkan harap namun tak mampu
hingga nada kelam menghampiri lalu memanggil
akhirnya kita bersua di gedung-gedung penuh tanya
tanpa ada satu pun,
tanpa ada...

tidak satu pun kata berani
tidak satu pun tanya berlari menghantam
tidak satu pun...

ini hanyalah deru yang menderu pada kehampaan
ini hanyalah batasan pada kalimat penakut
di kala simfoni tak lagi merdu
maka mereka berlarian keluar
mencari nada-nada yang tak lagi sendu

Makassar,31 Mei 2012

Like the Post? Do share with your Friends.

3 komentar:

  1. kunjungan gan .,.
    Menjaga kepercayaan orang lain lebih penting daripada membangunnya.,.
    di tunggu kunjungan balik.na gan.,.

    BalasHapus

Komentar sahabat adalah Motivasiku!
Terima Kasih telah memberiku Motivasi!

IconIconIconFollow Me on Pinterest