Senin, Januari 16, 2012

Untuk Penalaran

16 Januari 2012

Pagi hari saat terbangun, kupikir saya hanya bermimpi. Bermimpi bahwa saya telah berhenti menjadi anggota LPM Penaran. Namun, kesadaran akan hal tersebut semakin besar. Aku bukan lagi anggota LPM Penalaran. 15 Januari 2012 menjadi hari yang penuh dengan cobaan. Kesalahan akan hari ini bukanlah masalah yang harus membuatku putus asa, dan Penalaran kembali mengajarkanku untuk hidup dan menjadi pribadi yang jauh lebih tegar. Inilah, cerita singkat, padat, nan jelas.

Pahit menerima sebuah kenyataan, namun akan lebih pahit jika saya terperangkap pada paradigma kecil saja. Kemarin (15/1) menjadi sebuah tamparan batin yang telak meruntuhkan mimpi-mimpi bersama Penalaran. Di Sidang Istimewa, satu hal yang membuat saya merasa berat adalah harus berhenti bekerja bersama teman-teman atas nama lembaga. Berhenti menjalankan mimpi yang sama dalam memajukan nama Lembaga. Dan inilah tanggung jawab yang saya harus terima dari kesalahan saya. Air mata di penghujung SI semoga pertanda bahwa semangat teman-teman akan semakin bertambah. Cukup saya yang mengalami ini, tidak untuk teman-teman. OK..!!

Tulisan ini adalah upaya untuk menstabilkan emosi. Berusah tegar, dan tetap memberikan senyum. Tersenyum dalam luka (A.Asra; 2011), dan itulah yang terbaik. Terima Kasih untuk saudara-saudaraku di LPM Penalaran. Namaku telah mati dalam kelembagaan, namun tidak untuk atas nama lembaga. Hariku nantinya akan lebih bersinar ketika aku memupuk benih yang saudara-saudara titipkan dahulu kala. Hal yang nantinya akan saya rindukan adalah kebersamaan di Rumah Nalar.


Terima Kasih kepada

Panitia Pengarah PMP-OAB angkatan 14; Terima Kasih telah memberi kesempatan untuk bergabung disini. Maaf, saya harus angkat koper terlalu cepat. Makasih untuk Hilman Wirawan yang dulu saat awal, saya sudah punya masalah. Dan saya masih diberi kesempatan. Maaf juga, buat panitia yang mewawancarai saya; A.Asra dan Darul S, (Maaf tak bisa membuktikan apa yang saya katakan saat wawancara). Terima Kasih,

Ketua Umum Periode 2011-2012, Memimpinlah dengan keyakinan, bahwa kau akan memajukan nama Lembaga. Langkahkan semangatmu, tegakkan badanmu, jangan biarkan dagumu tertunduk layu, di bahumu telah tertanam tanggung jwab yang besar. Terima Kasih, karena kau telah mengajarkanku arti dari sebuah Kepemimpinan yang berbeda.

Penghuni Rumah Nalar; Wahyuddin MY, Wahyuddin RA, mr.F, Akbar Mappiare, Bung Ilham, Putra, Nugroho, Najib, Rahmat Fajar. Wah.., saya belum jago main domino. Belum sempat mulai pertandingan catur di RN, main gitar sama-sama. Dan semua hal yang selalu memberi warna tersendiri. Di Rumah Nalar, rumah peradaban ilmu semoga senantiasa tercipta hubungan kekeluargaan yang kuat.

Dewan Pendamping; Sidang Istimewa kemarin dan keputusannya adalah hadiah dari tuhan. Satu pintu telah tertutup, namun tuhan telah mempersiapkan pintu-pintu baru yang jauh lebih menantang untuk saya. Dewan Pendamping HEBAT.!!!
Para Pengurus Periode 2011-2012; Semoga seluruh program kerja dapat terlaksana dengan baik dan maksimal. Kalian adalah keluarga yang punya ruang khusus. Dan paling istimewa terkhusus kepada HUMAS (Kord: Amiruddin, Ayo..., HUMAS BISA!!!) , semoga tetap berkarya.!!! Saya akan tetap membantu jika masih dibutuhkan. Penalaran HEBAT.!!!

Panitia PMP-OAB XV; tetap semangat, salam untuk Angkatan 15. Mati satu tumbuh seribu.

Dan seluruh elemen Penalaran, yang selalu memberi inspirasi!

Sekali lagi Terima Kasih untuk semuanya, dan maaf yang sebesar-besarnya.

Ada banyak hal yang saya dapatkan dari Penalaran, dan ketika saya dibutuhkan, tentu saya akan membantu. Meski NRA hilang, namun kekeluargaan selalu ada. Saya juga harus membalas segala hal yang telah LPM Penalaran berikan. Esok atau lusa, saya optimis untuk itu. Semoga LPM Penalaran, tetap yang terbaik. Amiin



Like the Post? Do share with your Friends.

12 komentar:

  1. sorry kawan, kemarin saya g sempat hadir di SI,
    walau kita dituntut untuk profesional, namun kekeluargaan kita tetap ada.., Kita sama-sama sang pejuang di angktn.14, Perjuangan tak berhenti sampai disini, kedepan masih banyak proses n tantangan yg harus dilalui, dan pesanku jangan lupa "Ikatlah Ilmu mu dengan sebuah Tulisan"..jangan berhenti untuk menulis..OK

    BalasHapus
  2. Tak kan habis terima kasih ku untuk Penalaran..,

    Hidup ankgtn 14..!!!

    BalasHapus
  3. sepertinya agak sendu... *hempp benarkah?
    ya sudah.... keep on fighting till the end... :)

    BalasHapus
  4. Hanya satu kata untuk wawan: SEMANGAT!!

    BalasHapus
  5. Tentu., Semangat juga untuk yang lainnya!

    BalasHapus
  6. salam super untuk saudaraku yang super..
    tetap semangat dalam badai..
    tetap berjuang dalam rintangan...
    tetap tersenyum dalam derita..
    tetap kuat dalam sakit...
    dan tetap istiqamah dalam perjuangan...
    SEMANGAT WAWAN...
    walaupun kamu bukan anggota lagi tapi kamu tetap jadi bagian keluarga besar penalaran, karena kita sama2 lahir di rahimnya penalaran.
    saya harap silaturahmi yang kita bangun di penalaran tidak luntur karena insiden kemarin.
    rajin2 datang nanti kunjungi kami untuk berbagi cerita, pengalaman dan inspirasi kawan.
    ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam balik., sekali keluarga tetaplah keluarga.!

      Yakin saja, kemarin adalh pilihan trbaik.

      Hapus
  7. wawan kamu org hebat.. jujur low sy dihadpkan maslh kyk gtu.. menghilangma kyakx.. tp kamu deng gaghnya melawn smua cobaan dng penuh tnggung jawab.. jang lupa unutk serng berkunjng ke rumah nalar krn pintu selalu terbuka untkmu... dtngq juga di Pmp liati adikta yg baru, ajari mereka spy tdk jatuh dilubang yg sama... kata masi bisa kerja samajie toh.. ajari sy untuk bisa menulis kyk yg kau telah lakukan.. walaupun kamu beranggapn sebagai penjahat akademik, sy rasa kamu masi tetap manjadi yg terbaik disisni... btw penjahat akademik jaq smua..

    BalasHapus
    Balasan
    1. Tenang aja bro, nyaantai aja..!!

      Hapus
  8. satu hal yang Q mulai pahami..
    awalx Q ingin menganggapx biasa,kmudian Q mulai mrasa.
    ibu mana yg tega khilangn satu anakx.
    tp,bukankah elang akan mnjd elang sejati saat sang induk mlepasx diLuar sana, di angkasa.
    jadilah elang gagah perkasa itu.
    #bunda angk.XIV

    BalasHapus

Komentar sahabat adalah Motivasiku!
Terima Kasih telah memberiku Motivasi!

IconIconIconFollow Me on Pinterest