Senin, November 21, 2011

Mengubah Emosi Negatif Menjadi Positif

Dalam Neuro Linguitik Programming (NLP) terdapat teknik yang dapat mengubah emosi negatif menjadi energi positif seketika dengan menggunakan state of management. Dua cara untuk mengelola keadaan pikiran maupun emosi.


Pertama, mengubah fokus pikiran. Ketika emosi sedang negatif seperti marah, kecewa, sedih, takut, malas, dan seterusnya, maka perlu menelusuri pikiran lebih dulu. Ide-ide dalam pikiran apa yang menyebabkan timbul emosi negatif itu. Ingat pikiran, emosi, dan tubuh merupakan satu kesatuan. Emosi negatif yang sedang dialami sesungguhnya timbul akibat ide-ide tertentu baik pengalaman masa lalu, kejadian, atau sesuatu yang ’negatif’. Misalnya jika merasa sedih, maka kesedihan mungkin karena pikiran sedang melayang pada suatu kejadian tertentu mungkin orang tercinta meninggal dunia, tagihan kredit sudah jatuh tempo bingung mau bayarnya, ingat anak tidak dapat masuk ke sekolah favorit, atau lainnya. Agar tidak sedih terus menerus, ubahlah fokus pikiran. Gantilah fokus pikiran ’negatif’ tadi ke fokus pada ide-ide positif. Ingatlah kejadian, pengalaman, atau seseorang yang cintai. Misalnya, fokuskan pikiran pada kejadian ketika mendapat hadiah ulang tahun, anak-anak yang lucu, mendapat komisi pertama, dan lain-lain. Singkatnya, ketika emosi sedang negatif maka ubahlah fokus pikiran pada hal-hal yang positif, maka seketika emosipun menjadi positif.

Kedua, fisiologis. Cara kedua untuk mengelola emosi negatif menjadi emosi positif dapat lakukan dengan mengubah fisiologis seperti cara bernafas, cara berdiri, dan ekspresi wajah. Emosi negatif mempengaruhi sistem pernafasan. Pada waktu marah, nafas menjadi pendek, lambat, dan tidak teratur. Dengan mengatur cara bernafas menjadi panjang, dalam, dan teratur, maka emosi menjadi lebih tenang. Postur tubuh, seperti cara berdiri atau duduk bisa mempengaruhi emosi. Kalau posisi duduk menggambarkan pundak tertarik ke bawah dan kepala menggantung ke bawah juga, nafas pendek dan lambat, mata ke bawah dan tidak fokus, mulut tertutup rapat dan tertarik ke bawah, maka postur seperti ini mudah mengundang pikiran dan emosi yang negatif seperti bosan, lelah, dan sebagainya.

Jika ingin tampil percaya diri, postur tubuh harus mendukung. Misalnya pundak ditarik ke belakang, mata terbuka lebar dan fokus ke depan, nafas cepat dan dalam, dan mulut tertarik keatas. Dengan postur yang tepat seperti ini bisa mengubah emosi negatif menjadi emosi positif. Membedakan ekpresi orang yang menang dan kalah, orang yang sukses dan yang gagal. Jauhi pola fisiologis, pola pikir, sikap, dan tindakan orang gagal agar tidak menjadi seperti mereka. Sebaliknya, arahkan pada fisiologisk, pola pikir, sikap, dan tindakan orang-orang yang menang dan sukses, maka lambat laun bisa menang dan sukses. Emosi positif yang mendukung diperlukan untuk meraih sukses dan kualitas hidup yang lebih baik.

Semoga bermanfaat., ^^

Like the Post? Do share with your Friends.

5 komentar:

  1. Wah semakin bijaksana tulisannya Wank , apa kabar nih semoga kuliahnya lancar ya

    BalasHapus
  2. setuju dengan poin pertama.
    biasanya yang saya lakukan adalah dengan banyak2 memikirkan hal positif ketika emosi negatif menyerang. misal, saat saya benci seseorang, saya akan mengingat kebaikannya yg pernah dilakukan kepada saya.

    BalasHapus
  3. tambahan.. merem, menghirup nafas dalam-dalam, bayangin lagi di pantai atau taman bunga.. biasanya trus rileks sih.. ataaau paling mujarab, minum air dingin segelas langsung.. karena jeda antara nahan nafas pas minum itu bikin stabil emosi.. coba aja :)

    BalasHapus
  4. hye datang dari contest denaihati...
    jemput2 datang, komen2, and like2 sini ye :) |DenaiHati Impian Menjadi Kenyataan|

    BalasHapus
  5. jgan disetiap permasalahan juga kita merubah kondisi emosi negatif menjadi emosi positif takutnya tidak ada penyelesaian tentang suatu kondisi emosi negatif yang tadi kita rasakan, takutnya emosi yg negatif tadi kembali tidak lama kemudian.

    BalasHapus

Komentar sahabat adalah Motivasiku!
Terima Kasih telah memberiku Motivasi!

IconIconIconFollow Me on Pinterest