Selasa, November 22, 2011

Cinta Menurut Para Psikolog


Beberapa pengertian Cinta menurut para Psikolog:

1. Dalam kamus psikologi (James Drever dalam Harianto) memaparkan bahwa love (cinta) itu merupakan perasaan khusus yang menyangkut kesenangan menyangkut obyek.

2. Ashley Montagu memandang cinta sebagai sebuah perasaan memperhatikan, menyayangi dan menyukai yang mendalam yang biasanya disertai dengan rasa rindu dan hasrat terhadap sang objek.

3. Abraham Maslow mengutarakan pendapatnya tentang cinta, dia menyatakan bahwa cinta adalah suatu proses aktualisasi diri yang bisa membuat orang melahirkan tindakan-tindakan produktif dan kreatif. Dengan cinta seseorang akan mendapatkan kebahagiaan bila mampu membahagiakan orang yang dicintainya.

4. Elaine dan William Waster, memandang cinta sebagai suatu keterlibatan yang sangat dalam yang diasosiasikan dengan timbulnya rangsangan fisiologis yang kuat dan diiringi dengan perasaan untuk mendambakan pasangan dan keinginan untuk memuaskan tersebut melalui pasangannya itu. Sedangkan Sigmun Freud menyatakan bahwa cinta itu ,merupakan dorongan seksual yang terpendam.

5. Erich Fromm juga mendefenisikan cinta sebagai sesuatu yang aktif yang dapat memecahkan tembok yang memisahkan manusia dari teman-temannya, yang dapat menyatukannya dengan yang lain. Menurutnya konsep cinta itu terdiri dari empat unsure yaitu:

a. Care (perhatian); sangat diperlukan dalam prilaku yang disebut cinta agar dapat memahami kehidupan, perkambangan maju mundur, baik burut, dan bagaimana kesejahteraan objek yang dicintai.

b. Responsibility (tanggung jawab); tanggung jawab diperlukan dalam menjalin hubungan. Sebab tanpa adanya tanggung jawab tidak akan ada pembagian yang seimbang. Tanggung jawab disini bukanlah untuk mendikte objek yang dicintai sekehendak kita, tapi bagaimana keterlibatannya dalam kehidupan objek yang dicintai.

c. Respect (hormat); hal ini menekankan bagaimana menghargai dan menerima objek yang dicintai apa adanya dan tidak bersikap sekehandak hati.

d. Knowledge (pengetahuan); pengetahuan diperlukan guna mengetahui seluk beluk yang dicintai. Dengan demikian kita dapat membidik target yang kita incar, dengan kata lain tak kenal maka tak sayang. Bila objek yang kita bidik itu adalah manusia, maka harus kita kenali dan pahami bagaiman kepribadiannya, latar belakang yang membentuknya, dan kecendrungan dirinya.


6. Menurut Sternberg, cinta adalah sebuah kisah, kisah yang ditulis oleh setiap orang, dimana kisah tersersebut merefleksikan kepribadian, minat, dan perasaan seseorang terhadap suatu hubungan. Teorinya yang sangat terkenal adalah tentang segitiga cinta, yang mengandung;

a. Keintiman; merupakan elemen emosi yang didalamnya terdapat kehangatan, kepercayaan dan keinginan untuk membina hubungan. Cirinya seseorang kan merasa dekat dengan seseorang, merasa senang bercakap-cakap dengannya sampai waktu yang lama, merasa rindu bila lama tidak bertemu, dan ada keinginan untuk bergandengan tangan atau saling merangkul.

b. Gairah; merupakan elemen motivasi yang didasari oleh dorongan dari dalam diri yang bersifat seksual.

c. Komitmen; adalah elemen kognitif yang berupa keputisan untuk secara sinambung dan tetap menjalangkan suatu kehidupan bersama.

7. Wawan Kurn menjelaskan bahwa cinta adalah upaya penyeimbangan antara Pikiran,dan perasaan, dan mampu menyatukan berbagai dimensi yang berbeda.


Like the Post? Do share with your Friends.

5 komentar:

  1. love always smile? hehehehe...but at the end...huhuhu....never happy ending...rite?

    BalasHapus
  2. Nice post....

    Cinta itu sebuah rasa. Tidak bisa dilihat dan disentuh tapi bisa menimbulakn beberapa reaksi bagi yang merasakannya. Dan mampu membuat orang merasa manjadi lebih kuat utk melindungi seseorang yang dicintainya. Meskipun lawan yang dihadapinya lebih kuat dari dirinya. Itu sih menurut sya...

    Tapi klu mnurut org yg lagi patah hati cinta itu menyakitkan he he he he...

    BalasHapus

Komentar sahabat adalah Motivasiku!
Terima Kasih telah memberiku Motivasi!

IconIconIconFollow Me on Pinterest