Jumat, Juli 29, 2011

Cahaya untuk Kahaya

Sepenggal cerita dari sebuah dusun. Tertinggal dan kurang di perhatikan oleh pihak pemerintah. Pendidikan terabaikan, mimpi kemudian memudar.

Mereka telah mengajarkan pelajaran hidup, menguatkan hidupku, syukurku, dan rasa bahagiaku.

Sekilas mereka terlihat bahagia, namun ternyata saat pendidikan harus berhenti. Ada luka yang tak terlihat, tertutup tebing dan terjaga di hutan hijau.

Seharusnya, mereka tetap menikmati indahnya pendidikan. Semoga pemerintah bisa memberi perhatian khusus di dusun ini.


Bersyukurkah kita yang diberi kesempatan bersekolah di tempat yang lebih baik dari ini. :D





Dari melihat kondisi mereka yang memprihatinkan, saya kemudian menciptakan satu buah lagu. Karya Bakti Ilmiah V yang dilaksanakan oleh LPM PENALARAN UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR. semoga menjadi warna baru dalam hati mereka, senyum mereka adalah bahagia. Dan dari sedihnya, kuciptakan satu buah lagu sederhana.


Cahaya untuk Kahaya

Kawan, kami ada untukmu
Kawan, kami selalu disampingmu
kawan, tegarkanlah hatimu

Terkadang hidup terasa tak adil
terkadang hari ini tak indah
namun, yakinlah hari esok

Reff:

Kawanku lanjutkanlah langkahmu
dengan senyum dan canda tawamu
Langkahkan mimpimu, menyambut mentari
dan raihlah cahaya mimpimu

Kahaya, kami ada untukmu

Lagu ini kemudian saya nyanyikan bersama Kak Chandra di malam penutupan kegiatan, di tambah lagi dengan satu buah lagu ciptaan Kak Chandra yang hari ini belum sempat saya posting. Untuk lagu ini, saya mengajarkan beberapa siswa, tentang makna lagu ini. Dan mereka pun belajar, dan suka lagu ini.

Meskipun suara saya pas-pasan, namun saya menyanyi dengan hati. Semoga mereka mendengarnya dengan hati pula. (Eitz.., mendengarkan itu dengan telinga, tapi telinga+hati= mantap.)

lagu ini saya rekam di halaman rumah,dekat barisan bunga aglonema Pelukis Malam.

Bagi yang ingin mendengarkan suara sederhana saya, silahkan download disini.



Like the Post? Do share with your Friends.

10 komentar:

  1. mau denger,tapi loading ione lambat banget,tapi liriknya bagus banget.^^

    BalasHapus
  2. @I-one= Tengkyu.., tp suaranya itu jelek..., hancur.!!

    BalasHapus
  3. penasaran nih ama lagunya, coba nyedot ya.

    BalasHapus
  4. Prihatin banget dengan apa yang dialami oleh anak2 itu. Tapi salut juga dengan segala keterbatasan yang ada, tetapi mereka berusaha untuk terus mengejar mimpi mereka tsb

    BalasHapus
  5. gag seancur itu ko' kang :p
    hehehe.. mantap!!!

    BalasHapus
  6. wank .. kamu di Makassar toh, aah tau gitu kemarin diajakin kopdaran. hehehe.
    saya sering koq ke makassar, besok kapan-kapan kalo ke Makassar lagi kopdaran deeh.. cuman saya ngga punya nomer hape kamu :(

    BalasHapus
  7. untuk menghibur hati yang sedih, kita dapat juga menyanyikan sebuah lagu.
    tentang pendidikan yang terlantar, itu juga terjadi di seantero persada ini, yang tidak terlantar adalah "dana proyek dan dana dana yang lain", maksudnya dananya terserap habis, sementara wujudnya adalah perut gendut dan badan gembul he he he..

    BalasHapus
  8. @pakde sulas = Jika sajanya dana tepat sasaran.., pasti gak gini jadinya.!!

    @Gaphe= Lain kali panggil ya., ini nomornya 085656123020

    @genial = hehehe

    @CORETAN HIDUP = Semoga mrka bisa mljutkn mimpinya.., Amiin.

    BalasHapus

Komentar sahabat adalah Motivasiku!
Terima Kasih telah memberiku Motivasi!

IconIconIconFollow Me on Pinterest