Kamis, Juni 30, 2011

Dari Ombak dan Rindu



Samar-samar kau terdengar ragu
saat setiap butiran pasir terlukis pijakmu

entah, terlahir dari ombak atau tidak,
yang kupahami

Kau setia menanti senja
sebelum matahari kembali keperaduannya

Kupertegas di tangah riuh nyanyian ombak
Hari ini indah karena senyummu

dan aku merindu saat kau tengah asyik berbincang
siapa yang kau ajak berbincang?

bisakah rindu?

Like the Post? Do share with your Friends.

4 komentar:

  1. kerinduan yang begitu mendalam...

    BalasHapus
  2. @Fajar= karena cinta tak lengkap tanpa rindu..., ini kata-kata Mas Roy.

    BalasHapus
  3. waah bagus puisinya, melo dramatis *halah*
    bukti kalo lagi rindu serindu rindunya ^_^

    BalasHapus

Komentar sahabat adalah Motivasiku!
Terima Kasih telah memberiku Motivasi!

IconIconIconFollow Me on Pinterest