Kamis, Maret 03, 2011

Kekuatan Cinta Pengaruhi Kesehatan Fisik


Sudah berapa lama Anda menjalin hubungan dengan kekasih? Bagaimana kualitas hubungan yang terbentuk, apakah memiliki kepastian atau masih mencari kepastian untuk bisa berbagi hidup bersama?

Menurut penelitian yang dilakukan oleh American Psychological Association, pasangan yang tidak yakin dengan kualitas hubungan yang dibentuk, lebih rentan mengalami gangguan jantung dibanding pasangan yang memilih yakin untuk berbagi hidup bersama.

Bagaimana studi ini dilakukan? American Psychological Association melakukan survei dengan melibatkan responden yang berusia 18-60 tahun. Mereka kemudian diminta untuk bercerita mengenai hubungan yang tercipta bersama pasangannya. Seberapa yakin mereka terhadap interaksi hubungan yang terjalin. Setelah itu mereka diamati pola hidupnya untuk melihat status kesehatan yang dimiliki.

“Ternyata pasangan yang tidak yakin dengan hubungannya memiliki kualitas kesehatan yang tidak baik. Mereka lebih sering mengalami tekanan darah tinggi, radang usus, rasa nyeri seluruh tubuh. Bahkan banyak juga yang mengalami gangguan jantung dan stroke,” papar Lachlan A.McWilliams, psikolog klinis yang juga asisten profesor di Acadia University, Kanada. Williams yang juga terlibat langsung dalam penelitian itu menyebutkan Journal Health Psychology sudah memuat hasil penelitiannya.

Ketertarikan Williams untuk meneliti kualitas hubungan dengan kesehatan fisik sebenarnya diawali ketika ada penelitian terdahulu yang menjabarkan, kenyamanan seseorang dalam menjalin hubungan dengan pasangannya memiliki keterkaitan pada seberapa sering responden mengalami sakit kepala.

Williams pun kemudian penasaran bagaimana kualitas hubungan mempengaruhi kondisi fisik seseorang secara menyeluruh. “Saya dan tim pun kaget ketika membaca hasil penelitian, bahwa kualitas hubungan juga mempengaruhi kinerja sistem kardiovaskuler kita.”

Dalam penelitian ini, responden dibagi menjadi pasangan yang yakin pada keseriusan hubungan yang tercipta dan merasa tidak yakin. Yang dimaksud dengan yakin pada keseriusan hubungan adalah merasa nyaman dengan pasangan dan semakin membawa hubungan pada tingkat keseriusan yang lebih baik.

Sedangkan perasaan tidak yakin pada hubungan hanya menciptakan lingkaran ketergantungan satu dengan yang lainnya dan tidak memiliki keberanian untuk mengikatkan diri pada komitmen yang lebih serius. Responden juga diminta untuk bercerita riwayat rasa nyeri yang mereka rasakan mulai dari sakit kepala, nyeri dada dan punggung, sampai apakah pernah mengalami serangan jantung atau stroke.

Perasaan tidak yakin atau tidak nyaman pada hubungan yang tercipta menurut McWilliams bukan berarti pasanga tak saling mencintai, hanya saja mereka tidak mengerti bagaimana cara untuk mengoptimalkan kualitas hubungan yang tercipta. Situasi ini yang kemudian menjadi faktor munculnya sekumpulan gejala psikosomatik yang pada akhirnya mempengaruhi status kesehatan.

“Dan jika diamati gaya hidupnya, responden yang tidak yakin pada hubungannya akan melarikan diri pada gaya hidup tak sehat seperti merokok serta minum alkohol. Tujuannya hanya satu, untuk mengalihkan perasaan tidak yakin dengan menciptakan kebiasaan baru.”

Lalu apa yang bisa dilakukan untuk mengatasi situasi seperti ini? McWilliams menyarankan pasangan untuk mengikuti konseling dengan begitu bisa saling terbuka membicarakan apa yang manjadi tujuan dari hubungan yang sedang dijalin.

Sumber: http://www.preventionindonesia.com


Like the Post? Do share with your Friends.

14 komentar:

  1. dari dulu cinta itu buta... cinta tak mengenal usia dan fisik semata.

    BalasHapus
  2. hhmmm... aku jadi berpikir, Wang...

    BalasHapus
  3. assalamualaikum
    ini kunjungan kesekian kali ke blog sahabat :)
    dan menyimak terus update postingan yang semakin menarik
    sekaligus memberi info bahwa kangmusa telah membuat ebook baru
    "Blog Monetization Options" yang bisa diunduh disini
    terima kasih, saya tunggu kunjungan Anda di kangmusa.com
    salam hangat
    kangmusa

    BalasHapus
  4. Yang namanya cinta memang menarik untuk dibicarakan.

    * Oia link saya kok belum dipasang ya mas, pada postingan sebelumnya saya sudah request. Terima Kasih

    BalasHapus
  5. ternyata cinta mampu memberi pengaruh yang begitu besar, buat jasmani maupun rohani... :)

    BalasHapus
  6. jiah..wawan klo upload foto yg bagus2lah sdikit

    BalasHapus
  7. tulisan yang bagus
    makasih ya udah share..\
    kunjungi jg bahan bacaan saya :
    jurnal ekonomi andalas

    BalasHapus
  8. yapz,, memang betul banget tuuh.. makanya kita harus bener-bener mencari pasangan yang baik untuk bisa berbagi..

    BalasHapus
  9. sipp dech klo gitu saya kan mencoba untuk meyakinkan pasangan ini bisa menjadi hubungan yang pasti,,,, biar sehat lahir batinn
    heheh

    BalasHapus
  10. wahhh yang bener tuh,,,
    pantesan banyak orang sakit karena patah hati,,,

    BalasHapus
  11. kekuatan cinta memang dahsyat,,,
    selalu membuat kita buat akan semuanya, termasuk kesehatan kita pun menjadi korbannya...

    BalasHapus
  12. terimakasih,,, hal ini bisa menjadi pelajaran bagi kami untyuk dapat memilih pasangan yang cocok...

    BalasHapus
  13. Luar Biasa.. ada kekuatan di balik cinta yang suci..

    BalasHapus

Komentar sahabat adalah Motivasiku!
Terima Kasih telah memberiku Motivasi!

IconIconIconFollow Me on Pinterest