Senin, Februari 28, 2011

Kisah 17 Februari (Bag 1)

Malam ini dalam balutan selimut kekecewaan,
Disaat awan hitam berpesta menanti waktunya
Kuperhatikan satu persatu, namun sulit menjelaskannya
Batinku kau hadiahkan pertanyaan di taman itu.

Terbangkan saja cintamu dari taman yang penuh warna
Taman yang telah kita tanami bunga putih
Bunga yang didalamnya ada janji
Bunga yang didalamnya ada harapan-harapan kita
Bintang telah menunggu cintamu
aku akan melihatmu dari bawah sinar bulan yang tertutup awan hitam
Dan aku berharap ada awan yang menghalangiku melihatmu pergi
Aku hanya akan melihat bulan, menikmati indah malam ini
Dalam dinginnya kesedihan,kubalutkan selimut cinta yang tersisa

Hadiah nyata tanpa ilusi jika kau jauh
Pergilah tinggalkan ribuan gudang derita padaku
Hadiahku hanyalah kesedihan tanpa pernah beri yang berarti
Kesadarnku ada saat kau jauh dengan bintang

Kebernilaianku takkan pernah diterima dalam logika cinta
Keberadaankulah bayangan perusak kehidupanmu
Senyumku ada pada kabarmu hari esok
Cintaku ada pada langkahmu hari esok
harapanku, melayang jauh entah kemana?

Namun Aku masih akan berjalan terus.!
Mengikuti isyrat para rumput
Sampai aku bertanya pada rumput yang bergoyang
Aku tahu jawabannya sekarang


Like the Post? Do share with your Friends.

3 komentar:

  1. Wah 17 February pas dengan ultah ane (malah curhat), sekalian tukar link ya sob, link sudah saya pasang. Terima Kasih

    BalasHapus
  2. tema puisi ini apa nih aku kurang ngerti hehehe...

    BalasHapus
  3. ini sebenarnya kisah apa? mengejar cinta? terus jadi jawabannya apa? katanya udah ketemu setelah tanya sama rumput yan bergoyang. :P #piss \/

    btw puisinya bagus ;)

    BalasHapus

Komentar sahabat adalah Motivasiku!
Terima Kasih telah memberiku Motivasi!

IconIconIconFollow Me on Pinterest