Selasa, Desember 07, 2010

Defenisi Emosi

Postingan kali ini membahas tentang defenisi emosi. Beberapa minggu yang lalu, seorang kakak senior memberikan satu pertanyaan kepada saya. Pertanyaannya begini, "Emosi itu apa, Suara Hati itu apa, dan apa bedanya?". Seketika saat mendengar pertanyaannya, aku terdiam sejenak untuk mencari jawaban yang ilmiah, namun jawabanku belum diterima, karena memang belum sesuai dengan yang sebenarnya. Sampai malam ini saya mencoba menjawabnya, sekaligus jadi bahan postingan saya. Tapi, pada postingan ini hanya menjelaskan emosi, definisi suara hati saya jawab lewat fbnya. Nah, para pakar psikologi yang meguraikan emosi itu seperti apa, yaitu :

Kata emosi berasal dari bahasa latin, yaitu emovere, yang berarti bergerak menjauh. Arti kata ini menyiratkan bahwa kecenderungan bertindak merupakan hal mutlak dalam emosi. Menurut Daniel Goleman (2002 : 411) emosi merujuk pada suatu perasaan dan pikiran yang khas, suatu keadaan biologis dan psikologis dan serangkaian kecenderungan untuk bertindak. Emosi pada dasarnya adalah dorongan untuk bertindak. Biasanya emosi merupakan reaksi terhadap rangsangan dari luar dan dalam diri individu. Sebagai contoh emosi gembira mendorong perubahan suasana hati seseorang, sehingga secara fisiologi terlihat tertawa, emosi sedih mendorong seseorang berperilaku menangis.

Emosi berkaitan dengan perubahan fisiologis dan berbagai pikiran. Jadi, emosi merupakan salah satu aspek penting dalam kehidupan manusia, karena emosi dapat merupakan motivator perilaku dalam arti meningkatkan, tapi juga dapat mengganggu perilaku intensional manusia. (Prawitasari,1995)
Beberapa tokoh mengemukakan tentang macam-macam emosi, antara lain Descrates. Menurut Descrates, emosi terbagi atas : Desire (hasrat), hate (benci), Sorrow (sedih/duka), Wonder (heran), Love (cinta) dan Joy (kegembiraan). Sedangkan JB Watson mengemukakan tiga macam emosi, yaitu : fear (ketakutan), Rage(kemarahan), Love (cinta). Daniel Goleman (2002 : 411) mengemukakan beberapa macam emosi yang tidak berbeda jauh dengan kedua tokoh di atas, yaitu :
a. Amarah : beringas, mengamuk, benci, jengkel, kesal hati.
b. Kesedihan : pedih, sedih, muram, suram, melankolis, mengasihi diri, putus asa
c. Rasa takut : cemas, gugup, khawatir, was-was, perasaan takut sekali, waspada, tidak tenang, ngeri
d. Kenikmatan : bahagia, gembira, riang, puas, riang, senang, terhibur, bangga
e. Cinta : penerimaan, persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, bakti, hormat,dan kemesraan
f. Terkejut : terkesiap, terkejut
g. Jengkel : hina, jijik, muak, mual, tidak suka
h. malu : malu hati, kesal

Seperti yang telah diuraikan diatas, bahwa semua emosi menurut Goleman pada dasarnya adalah dorongan untuk bertindak. Jadi berbagai macam emosi itu mendorong individu untuk memberikan respon atau bertingkah laku terhadap stimulus yang ada. Dalam the Nicomachea Ethics pembahasan Aristoteles secara filsafat tentang kebajikan, karakter dan hidup yang benar, tantangannya adalah menguasai kehidupan emosional kita dengan kecerdasan. Nafsu, apabila dilatih dengan baik akan memiliki kebijaksanaan; nafsu membimbing pemikiran, nilai, dan kelangsungan hidup kita. Tetapi, nafsu dapat dengan mudah menjadi tak terkendalikan, dan hal itu seringkali terjadi. Menurut Aristoteles, masalahnya bukanlah mengenai emosionalitas, melainkan mengenai keselarasan antara emosi dan cara mengekspresikan (Goleman, 2002 : xvi).

Menurut Mayer (Goleman, 2002 : 65) orang cenderung menganut gaya-gaya khas dalam menangani dan mengatasi emosi mereka, yaitu : sadar diri, tenggelam dalam permasalahan, dan pasrah. Dengan melihat keadaan itu maka penting bagi setiap individu memiliki kecerdasan emosional agar menjadikan hidup lebih bermakna dan tidak menjadikan hidup yang di jalani menjadi sia-sia.
Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa emosi adalah suatu perasaan (afek) yang mendorong individu untuk merespon atau bertingkah laku terhadap stimulus, baik yang berasal dari dalam maupun dari luar dirinya.

Sumber: Belajarpsikologi.com

Bagi teman-teman, pasti memiliki definisi tersendiri atau teori tentang emosi. Kalau teman-teman ditanya tentang Emosi dan Suara Hati, apa jawaban teman-teman?

Like the Post? Do share with your Friends.

28 komentar:

  1. makasih gan atas peneranganya...

    BalasHapus
  2. yups..emosi haruslah disalurkan..om...ntar berabe kalo tidak disalurkan...

    BalasHapus
  3. emosi itu cenderung ke feeling ya...

    BalasHapus
  4. emosi itu sesuatu yang meluap-luap dari dalam hati...

    suara hati itu adalah sesuatu yang membisikkan sesuatu pada kita dari dasar hati terdalam,hehehe

    Iya, aku ikutan K.U.M.A.T. Ayo, rencana utk ikutan segera diwujudkan :)
    Buat latihan nulis :)

    btw, kalo kita mem-follow blog seseorang, apakah kita bsa mengikuti perkembangan postingan dari blog orang tersebut?gmna caranya?tanx.

    salam kenal jg ya.

    BalasHapus
  5. wah, spt sedang belajar psikologi nih baca tulisan ini

    BalasHapus
  6. Definisi sendiri sih nggak, karena saya uga pernah baca di sebuahbuku psikology dan penjelasan persis dengan yang mas tulis....cuma opini, heeee
    Emosi itu adalah rasa yang meluap dari diri kita, bisa senang, sedih, kecewa dsb.
    Dan dia seprti angin, kalau peri ya pergi begitu,....IMO :mrgreen:

    BalasHapus
  7. untuk om wawank..monggo..ambil aja awardnya ya..ma kasih...telah berkenan berkunjung...

    BalasHapus
  8. Saya sependapat dengan sobat mengenai definisi dari emosi diatas,,, bahkan sekarang emosi banyak diaplikasikan ke dalam bentuk gambar seperti yang banyak kita jumpai di dunia internet,,,,,

    BalasHapus
  9. boleh aja kalo mo ikutan tafsir puisinya. ditunggu lho. hehee

    BalasHapus
  10. yahaaa
    emosi bukan marah aja yah^^

    BalasHapus
  11. emosi harus disalurkan secara positif, misalnya dengan olahraga

    BalasHapus
  12. rupanya cukup banyak ya devinisinya. Selama ini yg kutahu cuma emosi=marah2 & brutal, ehhee.. :P

    BalasHapus
  13. salam sahabat
    jadi tahu definisi emosi ini,banyak yang benar makasihy yach maaf telat

    BalasHapus
  14. oke deh sob definisi emosinya :)
    oya izin follow yaaa sob, ditunggu follow baliknya :)

    BalasHapus
  15. emosi sebahagian dari ilmu...
    kunjungan perdan brow...!!

    BalasHapus
  16. Nice thread nih.. thanks for sharing.. :)

    BalasHapus
  17. bagus blognya ,
    mari bertukar link dgn blog saya
    http://blog.umy.ac.id/tutorialblogging/
    kalau mau kabarin ya.
    salam kenal :)

    BalasHapus
  18. link kamu udah dipasang di
    http://blog.umy.ac.id/tutorialblogging/link-teman/
    silahkan di cek, link saya pasang dmn yah

    BalasHapus
  19. Apabila emosi 'n suara hati dapat berkolaborasi dgn apik.. Hmmm..life is so beautiful.
    Nice posting friend

    Salam kenal 'n Salam Blogger
    Trims sdh mampir k site Q

    BalasHapus
  20. kalo ngadepin orang yang suka emosian gimana ya? salam kenal dari simple blogger

    BalasHapus
  21. Ups, aku kira, emosi tu identik dengan marah. ternyata.....

    BalasHapus
  22. orang yang kuat bukanlah orang yang mampu mengangkat sesuatu yang berak tetapi orang yang kuat yaitu orang yang mampu menahan emosinya.

    BalasHapus
  23. Yg sedang aku rasa saat ini :
    c. Rasa takut : cemas, gugup, khawatir, was-was, perasaan takut sekali, waspada, tidak tenang, ngeri
    d. Kenikmatan : bahagia, gembira, riang, puas, riang, senang, terhibur, bangga
    e. Cinta : penerimaan, persahabatan, kepercayaan, kebaikan hati, rasa dekat, bakti, hormat,dan kemesraan

    BalasHapus
  24. owh jadi seperti itu ya definisi emosi,,,
    sipp dech sebelumnya saya cuma tau klo emosi tuh perasaan amarah saja...

    BalasHapus
  25. Ternyata emosi tuh banyak jenisnya juga ya,,,,
    thanks ya ats infonya

    BalasHapus
  26. Menurut saya emosi adalah ungkapan perasaan seseorang terhadap apa yang sedang dirasakannya...

    BalasHapus

Komentar sahabat adalah Motivasiku!
Terima Kasih telah memberiku Motivasi!

IconIconIconFollow Me on Pinterest