Rabu, Desember 16, 2009

Negara Mana dengan TI Paling 'Hijau'?


Kopenhagen,Penerapan Teknologi Informasi (TI) disebut dapat mengurangi emisi pemanasan global. Hampir 6 miliar ton emisi CO2 bisa ditekan hingga tahun 2020 dengan penggunaan TI yang intensif, menurut analisis biro riset IDC.
Dirilis di perhelatan Konferensi Perubahan Iklim di Kopenhagen, indeks ICT Sustainability Index dari IDC merangking berbagai negara soal kemampuan mereka menekan emisi melalui penerapan TI.



Dilansir V3 dan dikutipdetikINET, Jumat (11/12/2009), menempati posisi pertama dalam indeks itu adalah Amerika Serikat, diikuti Jepang. Sedangkan Inggris menduduki tempat ketiga. Berturut-turut di belakangnya ada Brasil, Perancis dan Jerman.
"Kami mengamati jumlah gas rumah kaca di dunia dan meneliti peran ICT dalam menurunkan emisi tersebut," ujar Vernon Turner, Senior Vice President IDC.
Otomatisasi proses industri dan pemakaian media digital ketimbang kertas misalnya, menurut IDC dapat membantu menurunkan emisi pemanasan global. Menanggapi laporan ini, raksasa teknologi Intel menilai data IDC dapat memberi wawasan seberapa siap negara-negara menerapkannya.
"Kami berminat pada hal ini karena dalam 18 bulan terakhir, kalangan industri berdikusi bagaimana menyeimbangkan fokus dalam menurunkan emisi dari teknologi ICT dan bagaimana ICT bisa diaplikasikan untuk menurunkan emisi CO2," tutur Lorie Ligle, Eco-Technology General Manager Intel.
sumber: detiknet

Like the Post? Do share with your Friends.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar sahabat adalah Motivasiku!
Terima Kasih telah memberiku Motivasi!

IconIconIconFollow Me on Pinterest