Rabu, November 25, 2009

Terima Kasih Guru!

Sepulang dari sekolah, tak sengaja kulihat arsip Osis yang masih tersimpan rapi di rak bukuku, dan kutemukan kertas pemungutan suara guru Ter- OSIS SMAN 1 LILIRIAJA 2008/2009. Setahun yang lalu tanggal 25 November 2008, Osis kami mengadakan pemilihan guru-guru dalam 4 kategori, yaitu Terfavorit, Disiplin, Simpatik, dan Ter-Care!!
Dan dipilih langsung oleh Siswa siswi SMAN 1 Liliriaja. Dan hasilnya pada waktu itu, Pak Semmauna (Guru Mtk) terpilih sebagai Guru terdisiplin. Bu Hj.A. Khaeriaty (Guru Sosiologi) terpilih sebagai guru tersimpatik, Pak Agusnadi (Guru Mtk) teripilih sebagai guru terfavorit, dan Ibu Agustina (Guru Sejarah) terpilih sebagai guru ter-care. Sayang, tahun ini dah gak bisa buat acara kayak gitu cZ masa jabatan Osis dah habis, semoga adik-adik Osis yang baru bisa buat yang lebih seru dibanding tahun ini. Guru adalah cahaya kehidupan. Tapi, bagi kami semua guru itu adalah orang pilihan yang ditakdirkan untuk menerima tanggung jawab besar untuk mengubah dunia.


Berawal dari guru yang baik, yang akan menciptakan kehidupan dengan peradaban yang maju. Di SMAN 1 LILIRIAJA, SMPN 1 TAKALALA, SD UNGGULAN 133 TAKALALA, SD 136 LABESSI, dan TK.Mamminasae, tempat aku menemukan sosok manusia pilihan yang begitu hebat dalam menerima tanggung jawab yang begitu besar. Terima Kasih Pak/Bu!
Tak mungkin ada Presiden, kalau guru tak pernah ada! Itulah kata-kata yang sering terdengar dari Almarhum Kakekku, ketika aku diajarkan untuk selalu menghormati seorang guru.
Kalau hubungan kita dengan guru lancar, dalam artian saling menghargai maka pelajaran pun akan mudah kita terima darinya.
Dan hari ini, kami mengucapkan selamat hari guru!
Terima Kasih untuk semua guru-guruku! Dan seluruh guru, selamat Hari Guru!

Puisi sebagai kado untuk para guru-guruku:

Kucoba menuangkan terima kasih dalam senyuman
Kucoba alirkan terima kasih dalam tutur kataku
dan hari ini kubalas kebaikanmu lewat selembar kertas putih

Tapi, aku belumlah jadi apa-apa
aku masih jadi siswa yang haus akan ilmu, menunggu kau memberiku nasehat kemenangan


Aku berjanji untuk semua...

Jika esok ku menjadi dokter,
kan kuobati lukamu akibat tingkahku hari ini
Jika esok ku menjadi pilot,
kan kubawa guru terbang melewati benua kehidupan
bersama doamu, kan kuwujudkan janji itu..

Terima Kasih Guru..
Kau bimbing aku dengan kesabaran, kau bina aku dengan keikhlasan, kau beri aku ilmu dengan senyuman, dan kau beri nasehat dengan bijak.
Terimalah ucapanku, walau hanya dalam sebait puisi!
Terima Kasih Guru!






Like the Post? Do share with your Friends.

3 komentar:

  1. Ucapan terima kasih itu harus dimanifestasikan dengan disiplin dan belajar keras.

    BalasHapus
  2. As a child who sought to cheap links of london necklaces be more attractive, it is a little peculiar that I didn’t like such as ornaments, discount links of london necklace earrings and rings in the opening. To tell the candor, I didn’t think charms is unusual and I thought that the designs links of london necklaces sale were too related. For example, many charms were just minimal chains and they links of london necklaces uk couldn’t magnetize my interest at all.

    BalasHapus

Komentar sahabat adalah Motivasiku!
Terima Kasih telah memberiku Motivasi!

IconIconIconFollow Me on Pinterest